Kamis, 30 Agustus 2018

Cinta Tak Pernah Salah

 



Akhirnya berakhir seperti ini.

Aku tahu memang ia telah pergi jauh.

Jauh sekali sampai tak pernah terlihat oleh hatiku lagi.

Dia yang ku pikir akan menjemput hatiku lagi,

Dia yang ku pikir masih bisa aku pertahankan.

Dia yang ku pikir akan selalu bisa saling mengerti.

Dia yang ku pikir selalu kucintai tanpa ragu.

Dia yang kupikir...

Ah....

Dia dia dia.

Dia telah hilang.

Salah.

Dia telah pergi.

Dan takkan kembali untukku.


Kadang aku ragu untuk melanjutkan sesuatu yang membuat aku tersentuh oleh kata-kata yang terbuat dengan sendirinya.

Tapi ku lihat lagi ke depan.

Aku yakin cerita ini akan membuatku tersenyum bangga dan hatiku yang terluka dengan sendirinya akan sembuh oleh senyumanku.


Kadang aku tak ingin marah karena ingin dimengerti.

Kadang aku ingin marah karena ingin dimengerti.

Kadang aku ingin mengerti di saat ingin marah.

Kadang aku ingin dimengerti di saat aku tak ingin marah.

Kadang aku tak ingin marah di saar mengerti.

Kadang aku ingin marah di saat tak dimengerti.


Bersama senja, aku memandangi dia di sampingku.

Bersama senja, aku belajar bahwa kelengkapan bahagiaku ada di sampingku.

Bersama senja, aku mengerti bahwa aku tak perlu mencari yang sempurna tapi mencari yang membahagiakan.

Bersama senja, aku mengetahui bahwa waktu saat bersamanya sungguh saat berharga.

Bersama senja, aku sangat rela waktuku kusisihkan bersamanya.

Senja, aku, dan dia..

Pangeran Sunsetku. - 2019