Senin, 30 November 2015

Saat dI Tengah Lamunan







Oh dear..
Entah kenapa aku merasakan kau ada di dekatku.
Sedang tersenyum menatap mataku.
Tersenyum di pojok kesendirianmu.
Tiba-tiba kau menangis serta bingung apa yang terjadi.
Lalu mengapa kau tersenyum kepadaku?
Bukan kah kau sendiri yang ingin sendiri?
Bukan kah kau yang sengaja meninggalkan aku sendiri?
Sungguh sesuatu yang tak kau dan aku mengerti.
Mengapa semua terjadi?
Mungkin karena Tuhan ingin menunjukkan kita memang saling merindukan.


Menunggu itu emang bikin kesel,jenuh,gak mood..
Tapi apa salahnya bila menunggu sebentar untuk sesuatu yang membahagiakan?
Gimana bisa tau kalau itu membahagiakan?
Karena kelelahannya awal dari kekuatannya.
Kekuatan hati untuk kuat..


Sesuatu seperti pulau yang tak berpenghuni
Sesuatu seakan melambat mengintari pikiran pantai.
Sesuatu yang mudah rapuh seperti batu pasir.
Sesuatu yang bergemuruh yaitu ombak yang mengguyur pulau yang tak berpenghuni.
Tapi ada sesuatu yang tidak goyah,tidak tak berpenghuni.
Itu sesuatu yang teguh dan hampa.
Pohon kelapa.
Maka jadikan lah  dirimu seperti pohon,
Berjuang hingga kau tak bisa lagi tumbuh.
Bertahan ketika kesulitan ombak menghadang.

Hati tak selalu sekuat baja yang tak bisa goyah.
Hati pun bisa lemah seperti plastik yang bisa robek.
Tapi hati tak akan pernah mati walaupun lelah kecuali kalau mati.


Aku menunggu setetes demi setetes hujan yang turun.
Menunggu seseorang yang mungkin tak kembali untukku.
Telah habis setetes hujan itu hingga embun pun banjir.
Sehabis airmata yang ada di hatiku.
Masih banyak air yang ada di tanah, seolah rasa ini tiada bertepi.
Lalu musim kemarau pun lambat laun tiba.
Dan semua itu hampir menghancurkan rasa yang telah kupertahankan selama ini.
Tak ada jejak, hanya tandusnya tanah yang tersisa.
Setandus hati yang terluka.
Dan debu berterbangan tanpa arah.
Seolah membawa hati tanpa permisi yang tak tahu kapan ia kembali.
Hati tak mudah jatuh seperti hujan, tak mudah kering walau terluka.
Tak mudah terbang saat angin menerpa.
Tentu saja itu hati yang mempunyai rasa yang tulus.

Aku baru menyadari semua ini setelah kau pergi.
Dan aku baru merasakan itu setelah kau jauh dari hidupku.
Entah kenapa rasa itu tiba-tiba muncul.
Aku tak tahu yang aku mengerti.
Tapi kau bisa membuat aku tahu
Arti dari semua ini.
Dan aku tau semua itu dapat di rasakan.
Karena aku gak pernah menginginkan semua ini terjadi pada kita.

Lo jatuh cinta aja udah bikin lo bego.
Apalagi lo putus terus balik lagi.
Apa lo gak nambah bego?
Tapi gak apa dong kalo lo ngejauhin pikiran bego lo demi hati lo?
Sakit hati lebih sakit dari sakit pikiran.
Lagian hati yang kuat bisa mengalahkan pikiran yang bodoh.
Tapi hati yang salah bisa kalah sama pikiran yang jernih.
Dan orang yang salah gak bakal bisa balik lagi mencintai lo dan menjalin hubungan dengan lo.
Tapi kadang orang yang benar tertutupi oleh orang yang salah.
Dan orang yang tepat akan bisa kembali lagi sama lo disaat lo menghindar untuk menganggapnya benar.

Jika ia cintamu maka ia..
Takkan menyerah untuk mendapatkanmu.
Takkan lelah mengerti sifat dan kelakuanmu.
Takkan pergi walau kau mengusirnya.
Takkan pernah tak yakin jika suatu saat saat ia benar datang kepadamu.
Takkan menangis saat kau menangis.
Takkan bahagia bila kau tak bahagia.
Takkan jenuh menunggumu.
Takkan marah jika kau marah.
Ia akan meredakan tangisan dan amarahmu.
Menjaga senyumanmu.
Karena cinta yang benar adalah saling mengerti dan menerima.
Dan tak ada yang lebih indah bila kau tak merasakan semua itu dengannya.

Seseorang yang diam-diam memikirkanmu adalah orang yang menyukaimu.
Seseorang yang pergi jauh darimu tapi tiba-tiba muncul di hadapanmu adalah orang yang kau rindukan.
Namun jika ada seseorang yang terus memperhatikanmu itulah orang yang benar-benar menyayangimu.
Walau orang itu semu sekalipun.
Di hatimu atau di hatinya.

Karena perlu diketahui.

Untuk menjadi yang terbaik bukan hanya menyayanginya dengan tulus.

Namun tidak menerima apapun yang terjadi padanya.

Bukan harus menerima setiap kekurangannya.

Tapi kekurangan itu yang harus dirubah bukan diterima begitu saja.

Jika kau mencintainya kau akan selalu mengkritiknya.

Bukan cerewet tapi memang pada dasarnya orang yang menyayangimu akan selalu membuatmu menjadi yang lebih baik ke depannya.

Untungnya kan buat kau juga.


Setiap manusia punya kepribadian sendiri.

Jangan sampai lo ngeremehin ataupun lo ngerubah dia.

Lo hanya bisa mengkritiknya.




Minggu, 29 November 2015

Hidup Seperti Larry




Secuil kata-kata motivasi dari Temanku Afif Kurniawan.

Selamat membaca :)


Lambungkan impianmu dan raih segenap cita dan cinta yang ingin kau gapai.

Ribuan panah dan tombak takkan mampu merobohkan benteng semangat yang sudah kubentuk sejak aku lahir.

Luruskan pandanganku,luruskan langkahku maka kata kakiku takkan berhenti melangkah.

Semua kesulitan dalam hidup itu akan lebih mudah kamu jalani jika ada usaha dan tekat yang kuat.


Sabtu, 03 Oktober 2015

Dengki dan Harapan









Mereka tak tahu apa yang kita pikirkan.
Apa pernah terlintas di dalam pikiran mereka untuk menanyakan perasaan kita?


Mantan, kau boleh saja datang dan pergi sesuka hatimu. 
Tapi asal kau tahu.
Dengan datang dan perginya dirimu akan lebih meyakinkan
diriku bahwa kau belum bisa melupakanku.


Yang bilang balikan itu kayak remedial yg endingnya tetep sama
aja itu kurang tepat. Lo kira hubungan kayak pelajaran yang ada remedialnya?
Kalo lo memainset pikiran gitu aja, berarti lo gak pernah ngerasain orang yg selama ini
putus nyambung dong? Dan lo kira mereka bego apa mau remedial mulu?
Balikan itu bukan remedial tapii saling lebih mengenal kebaikan dan keburukannya.
Kalo balikan berarti ingin mencoba mengenal lebih dalam lagi.
Kalo gak, mungkin karena udah saling mengenal banget.
Nahh,
Soal ending yaa jangan dipikirin. Nikmatin proses dan hasil. Bukannya hidup bakal bahagia kalo kita menikmati setiap peristiwa-peristiwa itu tanpa peduli kapan ini semua berakhir.
Karena pada akhirnya hanya Tuhan yang memberi keputusan.


Kadang aku sempet bingung kenapa ada orang nyampe bisaa sayang banget
sama pacarnya. 
Ternyata emang kalo udah pas di hati yaa memang begitu.


Kau yang ada di benakku dan juga di hatiku.
Ku sampaikan padamu dari lubuk hati yang paling dalam.
Aku menyayangimu walau aku tak tahu bagaimana cara meyakinkanmu.
Kau yg meninggalkanku dalam luka yg sampai-sampai tak bisa kutangisi lagi.
Ku sampaikan padamu lewat airmata yang kering.
Bahwa sampai pada saatnya air mata ini tumpah,mungkin aku sudah tak
mampu menahan semua luka di hatiku.
Kau yang kadang mengeluh manja seperti anak kecil..
Ku sampikan padamu lewat ketidakacuhanku yang tiada taranya.
Itu membuktikan aku sengaja menyembunyikan bahwa aku sebenarnya aku ingin memanjakanmu.
Kau yang datang dan pergi sesuka hatimu.
Ku sampaikan padamu lewat kata-kataku yang mungkin tak dapat kau mengerti.
Aku merindukanmu.

Menanti datangnya hati itu. Lelah walaupun hanya sebentar.

Namun setelah dapatkan kepastian hatinya. Hati menolak.

Yang di ingin hanya hadirnya.

Mungkin aku salah mengira itu cinta.









Selasa, 21 April 2015

Sisa Rasa dan Keyakinan







Saat gue udah berani natap mata lo,ngeliat semua tingkah lo,
ngeliat senyuman lo yang lebar,mendengar suara lo dengan sangat jelas.
Ternyata, saat terindah itu adalah saat terakhir gue melihat,mendengar,
dan merasakan semuanya dari lo.

Ketika orang yang mencintaimu dengan tulus dan ia menyatakannya atau mungkin kau juga mencintainya dengan tulus dengan diam.
Lalu ia pun pergi dengan alasan yang tidak jelas.
Terimalah!
Karena cinta tidak berpihak kepada mereka yang
tak pernah jujur menyatakannya.

Kalau hidup lo bahagia sama dia.
Kenapa gak nyatain perasaan ke dia aja?
Daripada bingung nyari yang jauh.
Dia kan ada.
Asal, jangan galau aja kalo ditolak.

Kalau bukan dia siapa lagi?
Dia yang cuma ngerti apa aja yang ada di gue.

Jangan nunggu orang lain lari.
Liat diri lo.
Lo aja gak pindah-pindah  dari semula.
Benci?
Marah?
Sakit hati?
Dia juga ngerasain.
Lo aja yang gak peka.
Semakin lo benci sama dia,semakin lo gak bisa lupain dia.
Gak percaya?
Coba aja deh.

Masih bingung kenapa lo gak bisa lupain dia?
Kan gue dah bilang dari awal tadi, itu karena lo benci sama dia.
Orang yang santai aja gak bisa-bisa.
Apalagi yang benci.

2 hati 1 cinta.
Bisa jadi cinta, kalau 2 orang itu saling percaya,tertarik dan
gak masalahin kekurangan masing-masing.
Kalau gak kepenuhi semua itu.
Gak usah hidup sama orang.

Dalam raguku tersimpan senyummu.
Di setiap mimpiku terlukis wajahmu.
Resah gelisah menyembunyikan laraku.
Terselubung kabut hitam.
Rindu pun berlabuh di sanubari.
Mengarungi samudra cintaku.

Engkau mungkin mampu.
Mencoretku dari ragu.
Menghapus parasku dari buku album.
Membuang suaraku dari lagu cinta.
Bahkan melempar namaku ke kotak sampah.
Namun tidak dengan pikiranmu.
Kenangan kita telah melekat di otakku dan otakmu.
Kau pernah bilang kenangan kita tak terlupakan,bukan?


Memang sudah kusadari dari dulu.

Kau memang yang benar-benar ada di hatiku.

Dulu memang pernah aku ingin melupakanmu.

Namun aku tak bisa apa-apa lagi.

Melupakanmu saja tak pernah bisa.

Kau seiring datang menghancurkan rencanaku.

Rencana yang kukira indah dan berjalan mulus.


Apa masih ada waktu untuk memperbaikinya ??

Apa aku masih bisa untuk bersamamu??

Apa kau masih menerimaku lagi lebih dari sekedar teman?

Apa cinta kita sudah hilang?

Atau lebih tepatnya kau sudah bersama yang lain.

Aku benar-benar tak tahu.


Tanah yang tidak pernah dijamah tak akan bisa meninggalkan jejak.

Hati yang tidak pernah ditempati akan kelamaan akan berlumut.

Sekarang hatiku sudah ditempati tapi kadang merasa hampa.

Tak bisakah dia meyakinkanku bahwa hanya dia yang ada di hatiku.

Cukup meyakinkan saja.

Tak sampai membuat air mata seperti ini.

Maaf jika aku salah, egois atau apalah itu.

Ini hati bukan baja yang bisa kuat akan dentuman keras.

Ini mata bukan tong air yang bisa kau tumpahkan air sebanyak mungkin.

Berkali-kali aku coba sabar tapi yang kudapat hanya air mata.

Air mata.